Langsung ke konten utama

Postingan

Lupa

Terkadang cinta saja tidak cukup untuk dijadikan sebagai landasan bahwa sepasang manusia bisa bersama selamanya. Terkadang kamu sudah cukup baik, tapi dia masih mencari yang lebih baik lagi. Ketika seseorang benar-benar mencintaimu, kamu akan mampu membuat dia berhenti mencari, jadi selama dia masih mencari itu adalah tanda dia tidak benar-benar mencintaimu Manusia adalah makhluk sempurna secara fisik tapi tidak secara fitrah, manusia tempatnya lupa dan salah. Jangan benci! Jangan! Kamu juga pernah lupa dan salah, ketika ada yang menyakitimu, belajar ikhlaskan, ingat dia sama denganmu:') sulit memang, Allah tidak memintamu ikhlas begitu saja, Allah memintamu untuk belajar. Ketika sudah baik masih belum cukup, cantik/tampan masih belum cukup, cerdas dan kaya masih belum cukup bagi manusia lain untuk mencintaimu, semua itu karena mereka hanya manusia biasa, mereka sulit untuk merasa puas dan bersyukur. Jadi berhentilah mencari cinta manusia, ada Allah yang mencintaimu tanpa syarat,...
Postingan terbaru

Perspektif Pernikahan

 Karena saya adalah tipe yang to the point alias tidak bisa membuat narasi pembukaan jadi langsung saja saya ke pembahasan soal perspektif tentang pernikahan di mata masyarakat umum. Di masa pandemi ini tidak menjadi penghalang bagi siapapun untuk melaksanakan pernikahan, bahkan banyak yang semakin mantap untuk menikah di masa pandemi akibat corona virus ini, ada beberapa perspektif masyarakat yang agak menggelitik di pikiran saya sebagai seorang wanita, sebagai seorang anak, sebagai seorang yang menurut saya baru menginjak usia dewasa di usia 24 tahun ini. Pertama ada yang menikah karena aji mumpung tidak perlu ada resepsi karena bisa menghemat tanpa memikirkan suara sumbang dari para tetangga atau kerabat, kedua ada yang menikah karena memang sudah berhubungan sejak lama jika tidak segera menikah dikhawatirkan justru tidak akan terlaksana sama sekali, ketiga ada yang menikah karena melihat banyak orang yang berbondong-bondong untuk menikah. It's like "aku gak boleh kalah...